| Wednesday, 20 February 2008 |
| Nenti |
 Kemarin malam aku nonton acara di metrotv, sebuah karya dokumenter finalis eagle award. Judulnya The helper Hongkong ngampus. Kisahnya tentang dua orang TKW alumni Hongkong. Salah satunya sudah bekerja selama delapan tahun, memutuskan untuk pulang ke kampungnya, sebuah desa di Jombang (aku lupa namanya). Dari hasil jerih payahnya ia belikan rumah, sawah, dan kebutuhannya hidup berkeluarga. Seorang lagi bekerja di Hongkong tidak sampai setahun kemudian juga memutuskan tidak kembali. Tapi yang satu ini agak beda. Ia gunakan hasil jerih payahnya untuk kuliah, sehingga dengan skill nya selama kuliah dia dapat kesempatan mengajar di sebuah SD di desanya. Selanjutnya kisahnya mengalir tentang kehidupan keduanya, dimana yang satu akhirnya mulai kehabisan tabungannya dan berkeinginan untuk kembali ke Hongkong dengan berharap suaminya mengijinkan, sedangkan yang lainnya mulai dapat survive di desanya dengan berprofesi sebagai guru yang menurutnya di desa itu kedudukannya lebih dihormati dibandingkan dengan profesi sebelumnya. Melihat kisah itu aku jadi ingat salah seorang TKW yang pernah aku kenal ketika aku ke Taiwan kemarin. Namanya Nenti, penampilannya sangat sederhana, sopan, dan cekatan dalam bekerja. Dia bekerja di sebuah rumah makan dekat kampus NCU. Waktu sholat Id kami bareng-bareng pergi dan saat itu ia sangat terharu karena untuk pertama kalinya selama di sana boleh pergi agak jauh oleh bosnya. Pada waktu itulah dia banyak cerita kalau tujuannya kerja di Taiwan adalah untuk membiayai adik2nya dan ia pun ingin melanjutkan kuliah. Aku agak surprise juga ketika tahu semangatnya untuk terus menuntut ilmu dan dibelain nyari biaya ke negeri orang. Mudah2an nanti apa yang jadi impiannya dapat tercapai Amiin. |
posted by ummughayda @ 08:33  |
|
| 3 Comments: |
-
Amiiinn, aku juga berdoa supaya Indonesia maju, supaya anak bangsa yang ingin sekolah, gak perlu jadi pembantu dulu di negeri orang :(
-
Indonesia... Negeri kaya raya... Hasil bumi melimpah... Tapi kenapa rakyatnya harus mengais rezeki di negeri orang...apalagi tujuannya untuk berpendidikan... Semoga pemimpin di masa depan bisa menghentikan ini... Paling tidak meminimalisir... Salam buat Nenti ya...
-
Hello I just entered before I have to leave to the airport, it's been very nice to meet you, if you want here is the site I told you about where I type some stuff and make good money (I work from home): here it is
|
| |
| << Home |
| |
|
|
|
| About Me |
|
Name: ummughayda
Home:
About Me:
See my complete profile
|
| Previous Post |
|
| Archives |
|
| Links |
|
|
| Blogroll |
|
|
| Anda Pengunjung Ke |
|
|
| Dimana Anda? |
|
| Kalender Hijriyah |
|
|
| Jadwal Sholat |
|
|

Subscribe to Posts [Atom]
|
Amiiinn, aku juga berdoa supaya Indonesia maju, supaya anak bangsa yang ingin sekolah, gak perlu jadi pembantu dulu di negeri orang :(